Thursday, March 21, 2013

CONTOH PROPOSAL KKN TENTANG PENYULUHAN PERTANIAN DAN PENGADAAN BIBIT IKAN AIR TAWAR



CONTOH PROPOSAL PENYULUHAN PERTANIAN DAN PENGADAAN BIBIT IKAN AIR TAWAR DI DESA REMPEK KEC. GANGGA KAB. LOMBOK UTARA TAHUN 2011



                   I.            Latar Belakang
Dalam GBHN disebutkan bahwa tujuan pembangunan Nasional adalah untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur yang merata baik materil maupun spiritual berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Salah satu tujuan pembangunan tersebut adalah dengan pengembangan sistem pertanian.
Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa difahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam (bahasa Inggris: (crop cultivation) serta pembesaran hewan ternak (raising), meskipun cakupannya dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.
Usaha pertanian diberi nama khusus untuk subjek usaha tani tertentu. Kehutanan adalah usaha tani dengan subjek tumbuhan (biasanya pohon) dan diusahakan pada lahan yang setengah liar atau liar (hutan). Peternakan menggunakan subjek hewan darat kering (khususnya semua vertebrata kecuali ikan dan amfibia) atau serangga (misalnya lebah). Perikanan memiliki subjek hewan perairan (termasuk amfibia dan semua non-vertebrata air). Suatu usaha pertanian dapat melibatkan berbagai subjek ini bersama-sama dengan alasan efisiensi dan peningkatan keuntungan. Pertimbangan akan kelestarian lingkungan mengakibatkan aspek-aspek konservasi sumber daya alam juga menjadi bagian dalam usaha pertanian.
Semua usaha pertanian pada dasarnya adalah kegiatan ekonomi sehingga memerlukan dasar-dasar pengetahuan yang sama akan pengelolaan tempat usaha, pemilihan benih/bibit, metode budidaya, pengumpulan hasil, distribusi produk, pengolahan dan pengemasan produk, dan pemasaran. Apabila seorang petani memandang semua aspek ini dengan pertimbangan efisiensi untuk mencapai keuntungan maksimal maka ia melakukan pertanian intensif (intensive farming). Usaha pertanian yang dipandang dengan cara ini dikenal sebagai agribisnis. Program dan kebijakan yang mengarahkan usaha pertanian ke cara pandang demikian dikenal sebagai intensifikasi. Karena pertanian industrial selalu menerapkan pertanian intensif, keduanya sering kali disamakan.
Sisi yang berseberangan dengan pertanian industrial adalah pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture). Pertanian berkelanjutan, dikenal juga dengan variasinya seperti pertanian organik atau permakultur, memasukkan aspek kelestarian daya dukung lahan maupun lingkungan dan pengetahuan lokal sebagai faktor penting dalam perhitungan efisiensinya. Akibatnya, pertanian berkelanjutan biasanya memberikan hasil yang lebih rendah daripada pertanian industrial.
Pertanian modern masa kini biasanya menerapkan sebagian komponen dari kedua kutub "ideologi" pertanian yang disebutkan di atas. Selain keduanya, dikenal pula bentuk pertanian ekstensif (pertanian masukan rendah) yang dalam bentuk paling ekstrem dan tradisional akan berbentuk pertanian subsisten, yaitu hanya dilakukan tanpa motif bisnis dan semata hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau komunitasnya.
Sebagai suatu usaha, pertanian memiliki dua ciri penting: selalu melibatkan barang dalam volume besar dan proses produksi memiliki risiko yang relatif tinggi. Dua ciri khas ini muncul karena pertanian melibatkan makhluk hidup dalam satu atau beberapa tahapnya dan memerlukan ruang untuk kegiatan itu serta jangka waktu tertentu dalam proses produksi. Beberapa bentuk pertanian modern (misalnya budidaya alga, hidroponika) telah dapat mengurangi ciri-ciri ini tetapi sebagian besar usaha pertanian dunia masih tetap demikian.
Pengelolaan sumberdaya ikan adalah semua upaya termasuk proses yang terintegrasi dalam pengumpulan informasi, analisis, perencanaan, konsultasi, pembuatan keputusan, alokasi sumberdaya ikan, dan implementasi serta penegakan hukum dari peraturan perundang-undangan di bidang perikanan, yang dilakukan oleh pemerintah atau otoritas lain yang diarahkan yang bertujuan agar sumberdaya ikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan mencapai kelangsungan produktivitas sumberdaya hayati perairan yang terus menerus. Pembudidayaan ikan adalah kegiatan untuk memelihara, membesarkan dan/atau membiakkan ikan dan memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol.
Pada umumnya perkembangan keadaan pertanian yang ada di desa Rempek sudah cukup bagus namun, belum menyentuh disegala aspek dan masih didominasi oleh komoditi tertentu seperti padi, kacang tanah, serta hasil perkebunan seperti kelapa, kakao, padahal keadaan alamnya masih sangat mendukung dimanfaatkan untuk berbagai jenis tanaman lainnya serta sistem pola tanamnya masih banyak menggunakan cara lama atau cara tradisional. Berdasarkan Permasalahan di atas dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa KKN UNMUH Mataram yang berlokasi di Desa Rempek Kec. Gangga Kab. Lombok Utara untuk turut berperan serta dalam membantu dalam mengembangkan sistem pertanian    .



                II.            Nama Kegiatan
Kegiatan ini merupakan program pokok yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Univ. Muhammadiyah Mataram dalam rangka pengabdian kepada masyarakat yang berupa “Penyuluhan Pertanian Dan Pengadaan Bibit Ikan Air Tawar”.

             III.            Tujuan Kegiatan
Tujuan Umum;
Kegiatan ini merupakan upaya untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat memperoleh pengetahuan tentang sistem pertanian yang lebih baik dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat serta membantu masyarakat dalam pengadaan bibit ikan air tawar di Desa Rempek Kec. Gangga Kab. Lombok Utara.
Tujuan khusus;
1.      Membantu masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan tentang sistem pertanian yang lebih baik
2.      Membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dengan menerapkan pola pertanian modern
3.      Melaksanakan program kerja mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Mataram Angkatan XXIII Tahun Akademik 2011 dalam bidang pengabdian masyarakat
             IV.            Sasaran Kegiatan
Adapun sasaran dari kegiatan penyuluhan dan pengadaan bibit ikan air tawar ini pada khususnya adalah kelompok tani dan masyarakat Desa Rempek pada umunya.

                V.            Waktu Dan Tempat Kegiatan
Penyuluhan pertanian
Hari/Tgl    : Senin, 04 April 2011
Tempat     : Aula Kantor Kepala Desa Rempek

             VI.            Susunan Kepanitiaan
Susunan kepanitiaan terlampir
          VII.            Rencana Anggaran Belanja
Rencana anggaran pembiayaan terlampir
       VIII.            Penutup
Demikian proposal ini kami ajukan dalam hal ini kami sangat mengharapkan adanya partisipasi dari instansi yang Bapak/Ibu pimpin agar kegiatan ini dapat dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Atas  perhatian dan dukungan Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.






Panitia Pelaksana



Ketua kelompok                                                                       Sekertaris,


M.Zakaraiah                                                                                Sahril
Nim; 208130007                                                                     Nim;108120481


Mengetahui,



Kepala Desa Rempek                                                       Camat Gangga


RINADIM                                                                          ARTA, S.Sos





Lampiran 1
SUSUNAN KEPANITIAAN
PELINDUNG                             : Camat Gangga
PENASEHAT                             : Ketua LPM
PENANGGUNG JAWAB        : Kepala Desa Rempek

Ketua                                            : M. Zakariah
Sekretaris                                     : Sahril
Bendahara                                   : Kurniawati

A.    Seksi kesekretariatan
Koordinator   : Baharudin
Anggota          : Jainudin

B.     Seksi Publikasi dan Dokumentasi
Koordinator   : Qadrullailan
Anggota          : Misrah

C.    Seksi pendanaan
Koordinator   : Nanik Hariyati
Anggota          : Muh. Sabah

D.    Seksi konsumsi
Koordinator   : Huzaeni
Anggota          : 1. Laily Hizrathul’ ain
              2. Supardi
E.     Seksi perlengkapan
Koordinator   : Khaerunisyah
Anggota          : 1. Eka Dewi Purnamawati
                          2. Ahmad Mu’tasimbillah

          Lampiran II
RENCANA ANGGARAN BELANJA (RAB)

A.    Seksi kesekretariatan
1.      Stempel, bak stempel dan tinta                 : Rp 80.000
2.      2 Rim HVS                                               : Rp 70.000
3.      Amplop besar dan kecil                            : Rp 60.000
4.      Alat tulis                                                   : Rp 40.000
5.      Pengadaan proposal dan surat                  : Rp 200.000
Jumlah           : Rp 370.000
B.     Seksi Publikasi dan Dokumentasi
1.      Film camera 2 rool X 30.000                    : Rp 60.000
2.      Cuci cetak film                                          : Rp 200.000
Jumlah           : Rp 260.000
C.    Seksi konsumsi
1.      Air mineral 4 dus X 20.000                      : Rp 80.000
2.      Konsumsi umum                                       : Rp 700.000
Jumlah           : Rp 780.000
D.    Seksi perlengkapan
1.      Kartu identitas 15X 3000                         : Rp 45.000
2.      Kaos KKN 15X30000                              : Rp 450.000
3.      Spanduk jadi 1 lembar                              : Rp 70.000
4.      Transportasi                                               : Rp 500.000
Jumlah           : Rp 1.065.000
E.     Pengadaan bibit ikan air tawar                   : Rp 6.000.000



 
       REKAPITULASI DANA

A.    Seksi kesekretariatan                        : Rp 370.000
B.     Seksi Publikasi dan Dokumentasi    : Rp 260.000
C.    Seksi konsumsi                                  : Rp 780.000
D.    Seksi perlengkapan                          : Rp 1.065.000
E.     Pengadaan bibit ikan air tawar       : Rp 6.000.000
Jumlah           : Rp 8. 475. 000

                 Terbilang : Delapan juta empat ratus tujuh puluh lima ribu rupiah


CONTOH PROPOSAL KKN TENTANG PENYULUHAN PERTANIAN DAN PENGADAAN BIBIT IKAN AIR TAWAR

0 comments:

Post a Comment